Dokumentasi Publik & Bukti Faktual Kasus RemoteWorker.id
Situs dosir investigasi independen ini mendokumentasikan fakta, catatan perbankan, rekaman korespondensi, dan bukti dokumen autentik terkait Eko Suprapto Wibowo (dikenal juga sebagai Eko Wibowo) serta platform RemoteWorker.id (RWID).
1. Aliran Dana ke Rekening Pribadi Founder
Bukti transfer biaya kursus pembelajar yang secara seragam diarahkan ke rekening tabungan perseorangan Bank Mandiri atas nama Eko Suprapto Wibowo alih-alih rekening badan usaha PT yang terdaftar.
2. Pembatalan Sepihak Janji Akses Seumur Hidup (Lifetime Access)
Penelusuran atas janji pemasaran "Sekali Bayar Seumur Hidup Tanpa Biaya Bulanan" yang secara sepihak diubah menjadi modul berbayar individual dan token Ekoin pada platform baru.
3. Bukti Toko Shopee (27 Terjual & Tarif hingga Rp 150 Juta)
Arsip etalase toko resmi Shopee akun ekosupraptowibowo (Kab. Bantul) yang mencatatkan 27 penjualan terkonfirmasi paket mentoring dengan janji tertulis tanpa DO serta penawaran Startup Coaching hingga Rp 150 Juta.
4. Hak dan Honorarium Mentor yang Tertahan
Kesaksian dan rekaman para instruktur kurikulum yang mengeluhkan hak kompensasi mengajar yang belum diselesaikan sementara materi kursus mereka terus dikomersialkan.
5. Sengketa Properti Fisik Villa Putih Sleman & Skema DCSI
Penelusuran modal syirkah properti Villa Putih (Jl. Dusun Garongan, Wonokerto, Turi, Sleman) dan skema perputaran dana grosir DCSI yang dinyatakan tidak likuid saat member menuntut refund.
6. Pengakuan Tertulis CEO: Dana Rp 600 Juta DCSI Habis & Gaji Staf Tertunggak 2 Bulan
Bukti email resmi dari Eko Suprapto Wibowo ([email protected]) kepada jajaran staf yang mengakui secara tertulis bahwa dana investasi Rp 600.000.000 dari 4 investor DCSI telah habis untuk operasional serta tunggakan gaji karyawan hingga 2 bulan belum kunjung dilunasi (SUB-2026-2AGRC / EVID-023).